SEPELE TAPI PENENTU KESELMATAN BERKENDARA, 7 TIPS PENTING RAWAT PENGEREMAN ABS SEPEDA MOTOR BARUMU
Rem merupakan sistem yang berfungsi memperlambat laju kendaraan secara signifikan guna mengendalikan kecepatan kendaraan. Dalam kinerjanya, rem menggunakan metode gesekan untuk memperlambat laju roda. Dari sekian banyak fitur yang dikembangkan diperindustriann otomotif pengereman atau Breaking Sysytem adalah salah satu fitur yang selalau diperhatikan dan selalu di lakukan riset yang lebih lanjut agar selalu mendapat segala efisiensi dari sistem pengereman itu sendiri. Tak lain dan tak bukan salah satu faktor pengembangan fitur pengereman dikarenakan fitur ini jadi fitur keselematan yang penting bagi kendaraan bermotor ataupun mobil. Semakin kencang kendaraan semakin besar CC atau kubikasi kendaraan yang diciptakan harus bebrbanding lurus tetntunya dengan sistem pengereman yang pakem dan sempurna agar kendaran bisa berhenti dan mudah dikendaikan karena semkain besar power tentunya harus membutuhkan rem yang sempurna juga.
Nah bro sis pasti sudah tau yang
namnaya fitur baru yang bernama rem Anti-lock Braking System (ABS) yang kini
sudah banyak di aplikasikan pada sepeda motor modern produksi massal. Bahkan
peranti tersebut sudah disematkan pada skutik bermesin 125 cc sekalipun yang tergolong
mesin yang tidak berkapasitas besar tapi fitur ini mulai di pasang di motor
yang ber CC mungil sekalipun demi mendukung fitur pengereman yang lebih aman. Rem
ABS memiliki fungsi utama untuk mencegah ban motor terkunci ketika
pengendara melakukan pengereman keras atau mendadak. Rem ABS juga turut
menjaga traksi serta daya cengkeram ban sehingga motor dapat tetap
dikendalikan. Namun umumnya pada sepeda motor, penyematan fitur ABS hanya hadir
pada varian teratas saja. Opsi yang dihadirkan oleh produsen pun berbeda-beda,
ada yang ditanam pada ke-2 roda atau hanya di roda depan.
Yamaha LEXI ABS
Dijelaskan oleh After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers Area Sumatera Selatan & Bengkulu, Muslian menjelaskan, cara kerja ABS adalah dengan mendeteksi sensor pada roda depan dan belakang. "Jika ada pengurangan kecepatan secara tiba-tiba karena pengereman mendadak, sistem ABS akan mengurangi tekanan pada sistem rem. Ini dapat mencegah kemungkinan roda terkunci dan pengendara dapat menjaga kestabilan atau keseimbangan motor," terangnya lewat keterangan resmi dikutip dari oto.com
Agar performa rem ABS tetap
bekerja secara normal tanpa kendala, menurut Muslian perlu melakukan perawatan
yang benar dan tepat yang perlu ditangani bengkel mitra ataupun bisa juga
dealer Yamaha yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Hal ini perlu
dilakukan agar kinerja sistem sistem rem ABS tak mengalami malfungsi
atau kerusakan parah sehingga mengakibatkan terganggunya sistem pengereman.
Mungkin bro sis sering menganggap
remeh sistem pengereman ABS ini tapi nyatanya dalam perawatan memang
agak susah susah gampang dalam merawat sistem pengereman satu ini. Hal ini
disebabkan pengereman ini di kendalikan sepenuhnya oleh otak elektronik motor
atau yang bisa dikenal juga dengan ECU atau bisa disebutu juga dengan Electronic
Control Unit.
Maka dari itu temen temen rider
semua berikut kita akan kasih beberepa tips jitu agar kalian bisa memnatau dan
bisa memperhatikan beberaa hal yang harus kalian lakukan dalam merawat dan
menjaga sistem pengermenan ABS motor kalian tetap di perfooma terbaiknya
Di bawah ini adalah 7 tips jitu
dalam hal perawatan rem ABS pada sepeda motor yang bisa kalian perhatikan ;
1. Melakukan pergantian rutin
minyak rem sesuai dengan periode yang dianjurkan oleh buku petunjuk atau manual
book kendaraan yang kalian milki. Tetapi ini tak menjadi patokan utama
kalian yaa bro sis riderku, pergantian minyak rem juga harus diperhatikan jika
kalian sering melakukan pengereman ketika perjalanan. Jadi intinya kalian harus
sering mengecek kondisi minyak rem kalian sebelum bebepergian.
2. Untuk poin ke 2 ini
melanjutkan dari poin pertama kalian sebagai pengendara yang cerdas harus
selalu memeriksa kondisi rem kalian apakah terjadi kebocoran pada pengereman
kalian atau tidak. Tentu hal ini akan sangat bahaya jika minyak rem kalian tiba
tiba habis di perjalananan
3. Memeperhatikan proses bleeding
(pembuangan angin pada sistem rem) pada saat pengisian atau penambahan
minyak rem. Jika kalian belum tau apakah yang dimakasud dengan bleeding hendaknya
kalian serahkan saja pada montir andalan kalian bro sis karena pada dasarnya
sistem pengereman ABS menggunakan sistem kerja hydraulic jadi
pergantian minyak rem tidak bisa dilakukan asal asalan.
4. Selalu amati lampu inidikator ABS
kalian yang berada di speedometer kalian masing masing saat kuci kontak
kalian pindah ke posisi ON. Jika lampu indikator kalian mati bisa
dipastikan ada keruskana atau gangguan pada rem ABS kalian.
5. Selalu periksa kampas rem
kalian tiap sudah menepuh jarak 3.000 Km sekali. Jika kondisi kampas rem kalian
sudah mulai habis dan terkikis tingga plat besi nya saja itu tandanya ka pas
kalian sudah aus dan harus segera mungkin diganti agar performa kalian bisa
kembali ke performa yang optimal sebagiamana mestinya.
6. Setiap pergantian kampas rem
tak lupa juga kalian harus perhatikan komponen yang menempel di sistem
pengereman seperti caliper dan cakram. Jangan lupa untuk selalu membersihkan caliper
dari kotoran seperti debu, minyak, atau kotoran yang menepel pada komponen agar
pengereman tak seret dan pakem
7. Yang terakhir melakukan
pengecekan rutin pada komponen selang rem. Jika pada motor kalian terjadi
selang rem yang bocor, tertekuk, ataupun retak segera ganti komponen selang rem
dengan komponen yang baru karena hal ini bisa fatal akibatnya
